Manchester United belum mengambil keputusan ekstrem terhadap Michael Carrick. Meski performa tim terus menjadi sorotan setelah kembali menelan kekalahan, manajemen klub kabarnya sepakat memberikan kesempatan kepada sang pelatih untuk melewati dua pertandingan berikutnya sebelum mengevaluasi posisinya.
Situasi Michael Carrick di Manchester United semakin sulit setelah Setan Merah kalah 0-2 dari Chelsea di Stamford Bridge. Hasil tersebut memperpanjang catatan tanpa kemenangan mereka menjadi sembilan pertandingan di seluruh kompetisi.
Kekalahan ini jelas bukan sekadar kehilangan tiga poin. Manchester United kini berada terlalu dekat dengan zona degradasi Premier League. Tekanan terhadap Carrick pun semakin besar, terlebih tim belum menunjukkan perubahan performa yang benar-benar meyakinkan.
Manchester United Belum Mau Pecat Michael Carrick
Pertandingan melawan Chelsea berlangsung mengecewakan bagi Manchester United. Memasuki babak kedua, Morgan Rogers berhasil membuka keunggulan untuk tuan rumah.
Situasi semakin buruk ketika Lisandro Martinez mendapatkan kartu merah. Chelsea kemudian memanfaatkan hadiah penalti yang berhasil dikonversi Cole Palmer menjadi gol kedua.
Hasil tersebut kembali memunculkan pertanyaan mengenai kelanjutan karier Carrick di Old Trafford.
Sebelumnya, petinggi Manchester United dikabarkan telah mengadakan pembicaraan internal setelah tim kalah 0-3 dari Bournemouth. Pemecatan Carrick bahkan sempat diperkirakan menjadi keputusan berikutnya.
Namun, manajemen akhirnya memilih menunda pergantian pelatih.
CEO Omar Berrada dan direktur sepak bola Jason Wilcox disebut terlibat dalam pembahasan mengenai masa depan sang pelatih. Sejumlah nama juga mulai dikaitkan dengan kemungkinan mengisi posisi tersebut.
Unai Emery hingga Antonio Conte Masuk Radar?
Beberapa pelatih berpengalaman disebut sebagai alternatif apabila Manchester United benar-benar mengakhiri kerja sama dengan Carrick.
Nama Unai Emery, Eddie Howe, Julian Nagelsmann, hingga Antonio Conte ikut muncul dalam pembicaraan mengenai calon pengganti.
Meski demikian, belum ada kepastian bahwa salah satu dari mereka akan mendapatkan tawaran resmi dari Manchester United.
Untuk sementara, klub memilih mempertahankan Carrick. Keputusan tersebut memberikan kesempatan sekaligus tekanan tambahan bagi mantan gelandang Setan Merah itu.
Dua Pertandingan Jadi Ujian Terakhir Carrick?
Menurut informasi yang dikutip dalam pemberitaan mengenai situasi klub, petinggi Manchester United sepakat mempertahankan Carrick untuk dua pertandingan berikutnya.
Roma di Liga Champions dan Aston Villa di Premier League menjadi dua agenda penting sebelum jeda internasional November.
Setelah rangkaian pertandingan tersebut, manajemen dikabarkan akan kembali mengevaluasi situasi tim.
Ketika ditanya mengenai kemungkinan masih menangani pertandingan berikutnya, Carrick memberikan jawaban singkat kepada TNT Sports.
“Yes.”
Ia juga menegaskan bahwa fokusnya saat ini adalah membawa tim kembali meraih kemenangan.
“Got to keep moving forward and winning games, simple as that,” ujar Carrick.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Carrick belum ingin terjebak dalam spekulasi mengenai masa depannya.
Namun, mempertahankan posisi di Manchester United tentu tidak cukup hanya dengan pernyataan optimistis. Hasil pertandingan akan menjadi ukuran paling nyata.
Dua laga mendatang bisa menjadi kesempatan untuk membalikkan keadaan. Sebaliknya, jika Manchester United kembali gagal mendapatkan hasil positif, tekanan terhadap Carrick berpotensi semakin sulit dibendung.